Pages

Sabtu, Desember 18, 2010

Teman-Teman Pasca IBS

Hari ini aku dan teman-teman akan mengikuti ujian mid semester. Minggu lalu kita sempat belajar bareng di kampus, kita belajar bareng mata kuliah Corporate Finance. Mata kuliah yang banyak hitungannya yang bikin pusing. 

Sebelumnya tidak terbayang olehku akan kuliah lagi dalam tahun ini. Tahun 2008 aku pernah berniat untuk melanjutkan kuliah S2 di Universitas Indonesia dan berencana mengambil Magister Akuntansi. Tetapi karena tes dan biaya kuliah di UI sangat mahal terpaksa niat tersebut tertunda. 

Ternyata kalau Allah sudah berkehendak ternyata tidak ada yang bisa menolak. Akhirnya aku kuliah di kampus tempatku berkerja mengambil jurusan Magister Manajemen. Karena Program Pasca di IBS baru dibuka mahasiswa yang ada hanya sekitar 9 orang. Yang menarik teman-temanku ini sangat unik. Sehingga walaupun hanya 9 orang tetapi kami lumayan kompak satu dengan yang lainnya.

  • Dokter Leo, kata septi julukannya adalah Dokter Stress. Walau dia seorang dokter tetapi dia dapat mengikuti pelajaran ekonomi dengan cepat. Mempunyai semangat belajar yang tinggi, ramah dan gaul habis.
  • Om Silas, Direktur BPR yang selalu heboh minta diajarin dan pusing membaca teks book berbahasa Inggris. Meski umurnya sudah kepala lima masih tetap ingin belajar. Dan semangat belajarnya lumayan tinggi walau saat ujian sangat berisik minta jawaban.
  • Mas Yudi, Repot Analis Bank DBS sedikit kalem tapi aslinya kocak dan cuek habis. Tugas presentasi bisa dikerjakan hanya dalam waktu 15 menit dan presentasinya sangat bagus. Salut deh..
  • Desca, kalau di Group BBM nama kesayangannya adalah si Imoet..Walaupun secara fisik dia ga imut badannya Desca lumayan tinggi dan selalu digodain kalau Desca ada apa-apa dengan Firell.
  • Firell, Karyawan Bank DKI, satu-satunya lulusan IBS yang masih pengen melanjutkan kuliah di IBS, gayanya cuek tetapi anaknya lumayan pinter. 
  • Septi, Karyawati Commenwealth Bank, selalu datang telat ke kampus karena kantornya lumayan jauh di Pluit. Tetapi memiliki semangat belajar yang tinggi meskipun dia lulusan Pertanian UniBraw.
  • Angga, Karyawan Prudential, Sangat kalem dan pendiam. Tetapi lumayan pintar.
  • Nita, Guru Bimbel, Kuliah sering bolos, kadang ada kadang menghilang. Lulusan sastra UI.

Itulah teman-teman baruku di Pasca, semoga kita bisa menyelesaikan perjuangan ini sampai akhir dengan semangat yang tinggi. Meski kita disibukkan dengan pekerjaan di kantor dan kemampuan membagi waktu antara belajar dan bekerja.
Cayooo... Kita BISA!!!!!!

Kamis, Desember 16, 2010

Niat Baik selalu di Uji

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji?" (QS Al-Ankabut:2-3).


Allah selalu menguji hambaNya dengan hal yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Tujuan Allah menguji kita adalah untuk mengetahui siapakah kita sebenarnya?? Apakah kita hamba yang bersabar ketika ujian datang atau hamba yang mudah mengeluh. Begitu juga dengan hal-hal yang menyenangkan datang juga merupakan ujian. Biasanya kita lebih sering terlena dibandingkan ketika mengalami  hal yang menyedihkan. Dengan kemudahan kadang membuat kita terlena dan lupa akan karunia Allah. Jabatan, rezeki, kesehatan, harta benda, keluarga adalah hal-hal yang seringkali kita lupa untuk mensyukurinya. Jadikan aku hambuMu yang bersabar ketika ujian itu datang dan bersyukur terhadap rezeki yang kau berikan ya Rabb.


* Dedicated to My Management*
Allah Maha Tahu atas niat-nat baik yang telah kalian lakukan dan jangan menyerah untuk kondisi yang sedang terjadi. Allah ingin menguji keikhlasan dan kesabaran. Yakinlah apabila kita menanam kebaikan maka kebaikanlah yang akan datang meski harus di uji dengan segala ujian. 


Teman terkasih, terkadang kita perlu mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah membuat hati kita terluka, marah dan kecewa karena dia telah mengajarkan kepada kita bersabar - Muhamad Agus Syafii-

Dalam pergaulan sehari-hari baik ditempat kerja maupun dalam pertemanan pasti pernah terjadi konflik. Tindakan dan ucapan teman terkadang melukai perasaan kita.  Dan memancing emosi dan kemarahan. Tetapi respon yang terbaik menghadapi konflik tersebut dan bersikap sabar dan memaafkan. Dan bersikap positif mungkin teman kita sedang dilanda emosi sehingga dia bertindak diluar kesadarannya. Tindakan memaafkan orang lain sebelum orang lain meminta maaf adalah tindakan yang sangat terpuji. Mungkin juga suatu saat kita akan pernah melakukan tindakan yang sama kita juga ingin orang lain memaafkan kita. karena kita adalah manusia yang tak luput dari khilaf dan salah. Dan dari kejadian ini mengajarkan kita untuk menjadi orang yang sabar.

* Dedicated to My Self*

Thanks My Dear Friend dan Office Mate..

I Learn from you about my self 

Learn about :

- memaafkan

-berbuat tanpa berharap (ikhlas)

-bersabar

Jumat, Desember 10, 2010

Menikmati Hidup

Sudah tidak terasa kita sudah berada di ujung tahun 2010. Satu tahun berlalu tanpa terasa. Apa yang dialami selama tahun 2010 ini menambah pengalaman baik suka dan duka. Dari goal-goal atau resolusi yang telah di buat ada beberapa hal yang telah tercapai, namun adapula yang masih misteri. Yang sampai detik sekarang ini masih tetap diperjuangkan. That's life . Tidak semua keinginan kita bisa terkabul. Tetapi selama kita tetap istiqomah dan terus berusaha pasti akan berhasil. Hanya masalah waktunya saja. Tidak ada yang kita upayakan dengan sungguh-sunguh sia-sia.

Mari kita ingat yang terjadi selama tahun 2010 :

Januari

    - Dapat promosi dari kantor untuk menjadi yang bertanggungjawab mengelola keuangan kantor.

Februari



Maret



April

  • Ultahku yang 31.
  • Jalan2 ke Pulau Tidung dengan anak-anak Al Azhar


Mei



Juni



Juli

  • Jalan-jalan ke Lamongan, Bromo dan Malang dengan anak-anak Al Azhar


Agustus

  • Puasa Ramadhan 1432 H


September

  • Lebaran mudik ke Medan


Oktober



November

  • Jalan-jalan ke Phuket
  • Di sekolahkan IBS kuliah di MM IBS

 

Sabtu, November 20, 2010

Phuket hari Kedua

Jam 7 pagi kami sudah berada di restaurant hotel untuk sarapan. Restaurantnya masih sangat sepi. Menu sarapan hari ini mie goreng dan makanan lain yang tidak halal. Akhirnya kami hanya sarapan roti saja. Mudah-mudahan cukup kuat sampai nanti siang. Jadwal pagi ini adalah tour James Bond Island. Jam 7.45 kami akan di jemput oleh Guide tour kami.


Rombongan tour kami terdiri dari 8 orang sepertinya wisatawan yang lain berasal dari Cina. Sebelum ke James Bond Island kami mampir dulu di Cave Temple Budha sebelum masuk ke dalam temple banyak monyet yang berkeliaran tapi monyetnya ga jahil seperti di Uluwatu Bali mereka ga suka ngambil barang-barang pengunjung. Banyak turis yang ngasih makanan, pisang, permen ke monyet-monyet itu . Sebelum masuk temple kami bayar tiket masuk sebesar 20 Bath sekitar Rp. 6.000 . Didalam temple yang berada di dalam gua terdapat patung sang Budha yang lagi  berbaring sepanjang 15 M. Kami hanya punya waktu di dalam temple hanya sekitar 30 menit. Setelah puas foto-foto kami kembali ke mobil rombongan . Selanjutnya kami akan menuju perjalanan ke James Bond Island yang akan ditempuh sekitar 1 jam dengan menumpang  perahu motor panjang. James Bond Island berada di Propinsi Phang Nga. Sebelumnya kami memakai pelampung dulu untuk keselamatan selama perjalanan.


Dalam perjalanan kami melalui sungai yang berwarna coklat. Selama perjalanan di kanan kiri banyak melewati pulau atau gunung batu kapur yang berwarna hijau dan ukurannya tidak terlalu besar. Cuaca saat itu sangat cerah. Kapal motor yang kami tumpangi sangat tidak bersahabat karena perahu tsb membelah sungai yang cimpratan airnya seringkali menganggu saat lagi menikmati pemandangan. Terpaksa sesekali aku harus membersihkan kacamataku.

Akhirnya kami sampai juga di James Bond Island. Pulau ini kecipratan terkenal gara-gara syutingnya  berlokasi di pulau ini yaitu Film James Bond yang berjudul The Man with The Golden Gun yang dimainkan oleh Roger Moore tahun 1974. Bentuk James Bond Island ini mirip paku yang menancap di pinggir laut. Kalau di lihat sekilas tidak terlalu istimewa sebenarnya. tapi saat aku lihat di foto ternyata emang pulau ini sangat unik karena ukurannya sangat kecil bentuknya seperti paku dan pemandangan di sekitarnya menambah keindahan gunung kapur yang unik ini.


Setelah foto-foto disana selama 30 menit perjalanan kami lanjutkan ke perkampungan muslim (muslim Village) di Phan Yee Island. Didalam perjalanan kami melewati gua gua. Dan melihat beberapa orang yang sedang berkano untuk melihat gua-gua tersebut lebih dekat. Di perkampungan muslim ini kami akan bersantap siang. Menu yang tersedia hampir mirp dengan menu makan malam kami kemarin. Tapi kali ini Tom Yam nya adalah kuah putih. Dan ada daging ikan di dalamnya. Tetap maknyusss..Di pulau ini kami sempat memborong kaos James Bond Island. 1 kaos hanya 100 Bath atau  skeitar Rp. 30.000..Boronggg yuksss...
Saatnya balik lagi ke Phuket tetapi saat perjalanan balik, ternyata turun hujan karena kapal kondisi terbuka akhirnya kami basah kuyup. Lagi-lagi terganggu melihat pemandangan gunung-gunung kapur. Akhirnya kami sampai lagi di Phuket dan Mr Ming telah menunggu kami untuk melanjutkan tour untuk melihat Wat Chalong Temple dan Sunset di Andaman Sea.

Wat Chalong Temple adalah temple yang terkenal di Phuket. Saat kami disana ada beberapa candi yang sedang di renovasi. Ada sepasang bule yang heran melihat kami bertiga yang mengenakan jilbab masuk ke dalam temple dan bertanya "Do you believe this?". Aku langsung menjawab " Off Course Not". Kami hanya menikmati bentuk bangunan temple ini dan berfoto-foto didalamnya.  Banyak juga wisatawan yang datang baik yang bermata sipit dan bule-bule yang berdoa di dalam temple ini. Kalau kami yah tetap yakin Allah satu-satuya yang tetap kami percaya dan kami sembah.



Perjalanan dilanjutkan ke Phomtep View Andaman Sea. Rencana awal kami akan menikmati Sunset disini. Tapi karena nanti malam kami sudah punya jadwal akan nonton Fantasea Show jadi kami tidak punya waktu terlalu lama di sini. Hanya 30 menit untuk menikmati Laut Andaman dan pemandangan di sekitarnya.Suasana sore itu sangat sejuk. Angin bertiup sepoi-sepoi. Dengan pemandangan laut dan pulau-pulau kecil di dekatnya menambah keindahan suasana di Andaman Sea. Puas foto-foto kami segera melanjutkan perjalanan untuk makan malam di restaurant dekat hotel.

Kami makan malam di restaurant Malaysia dan menu malam ini Tom Yam Kung dengan kuah putih, ikan yang dimasak diatas arang, Gulai ayam, Cap cay, semua makanan enak-enak. Tapi yang paling top adalah ikan yang dimasak diatas arangdan aku makan nambah terusss.. Maknyusss..Selesai makan waktu kami ga banyak dan ga sempat mandi karena jam 6.45  malam kami sudah di jemput oleh mobil Fantasea Show. Dan yang buat salut waktu disini sangat ontime beda banget dengan di Jakarta.


Mobil jemputan kami telah datang sekarang perjalanan di lanjutkan ke Fantasea show. Tiket nonton pertunjukan disini lumayan mahal yaitu 1500 Bath atau sekitar 450.000 ribu yakksss.. Tapi pertunjukan ini wajib di datangi kalau kita berada di Phuket selain nonton Simon Cabaret Show yang terkenal dengan pertunjukan banci-banci. Aku bertanya pada Ossi temanku kenapa ya di Thailand begitu banyak cowok-cowok yang terobsesi ingin jadi wanita. Beberapakali aku bertemu dengan cowok yang mirip cewek pertama di atas pesawat lihat pramugaranya pake lipgloss, di mini market bertemu dengan kasirnya yang juga rada kecewe-an, trus di dalam Fantasea Show juga banyak banget penari dan penerima tamunya yang waria. Kadang susah membedakan mereka itu laki or perempuan asli sangkin cantik dan kinclongnya. I wonder...

Di dalam Phuket Fantasea Show banyak terdapat toko-toko souvenir kami keluar masuk ke dalamnya. yang pasti harga di dalam sini mahal-mahal. Barangnya emang ada beberapa yang bagus. Pertunjukan akan di mulai jam 9 malam tapi jam 7.30 kami sudah sampai disana. Seperti biasa kami berfoto-foto kalau menemukan objek yang menarik. Jam 8.45 akhirnya kami di perbolehkan masuk. kami dapat tempat duduk nomor dua dari depan sebelah kanan panggung. Wah So Many Thanks to Mr Ming.

Pertunjukan Fantasea Show terkenal dengan kecanggihan 3D dan sound systemnya yang canggih. Nyaris semua tempat duduk telah terisi. Dalam seminggu Fantasea Show hanya libur satu hari. Pertunjukkan di buka dengan cerita rakyat thailand. Ada paduan nyanyi, tari, sulap, akrobat dll Seting panggung yang tiba-tiba bisa berubah dengan cepat lumayan buat takjub. Dan dalam pertunjukkan gajah-gajah hewan yang sangat terkenal di Thailand tidak lupa ambil bagian. Gajah ini sangat terlatih. Sampai-sampai ayam juga bisa ikut dalam pertunjukkan ini. kerennn banget deh. Kecanggihan dan konsep ceritanya. Akhirnya jam 10.30 malam pertunjukkan usai.


Pulangnya aku dapat sms dari My Mom yang mengabarkan bahwa beberapa penerbangan ke Jakarta di batalkan karena abu Gunung Merapi telah menggangu penerbangan. Wah  sempat rada khawatir juga nih ga bisa pulang ke Jakarta ntar hari Senin.

Tobe Continued....



Sabtu, November 13, 2010

Phuket Town On November 2010

Akhirnya bulan November itu datang juga. Bulan yang telah aku dan temen2 nanti selama kurang lebih 9 bulan sejak kita membeli tiket online di situs www.airasia.com. Dengan harga tiket PP hanya Rp. 533.000 ribu kami sudah bisa terbang ke Phuket, Thailand. Awal rencana yang berangkat terdiri dari 4 orang yaitu aku, mba rum, Ossi dan Mba Ning. Tetapi Mba Ning lagi sakit jadi tidak bisa ikut bergabung bersama kami. Semoga cepat sembuh ya Mba Ning.



Kami bertiga memutuskan ikut tour dan travel selama berada di Phuket nanti. Alasan yang kami ambil karena kami belum pernah ada yang pernah ke sana dan kami bertiga cewek-cewek dan kendala bahasa menjadi alasan juga.

Aku dapat tour yang murah saat aku sengaja mendatangi Garuda Travel Fair di JCC. Akhirnya kami memutuskan menggunakan Travel Panen Tour dengan biaya 228 USD fasilitas yang kami dapat adalah Akomodasi selama 4 hari 3 Malam di Bel Aire Resort di Patong, paket Jalan ke James Bond Island, Phi Phi Island, sarapan dan makan siang dan makan malam. Yah masih murah lah. 

Dengan menumpang Damri akhirnya kami tiba di terminal 2A Bandara Soekarno Hatta. Jadwal penerbangan kami jam 11.15. Urusan imigrasi lumayan repot dan lama. Pertama harus mengisi form keberangkatan lalu melapor ke bagian bebas fiskal trus antri di bagian migrasi lalu di stempel di pasport "Departed".Jarak tempuh Jakarta-Phuket 2,5 jam.  Didalam pesawat harus ngisi form lagi untuk imigrasi di Phuket.

Finally We're arrived at Phuket. Dan harus ngantri lagi di Imigrasi. Ternyata banyak banget juga turis asing yang lagi berlibur ke Phuket. Di depan pintu keluar kita sudah ditunggu oleh Mr Ming sang guide tour kami. Ternyata Mr Ming ini bisa berbahasa melayu. Awalnya aku menyangka Mr Ming ini adalah asli orang Thailand ternyata ibunya adalah orang malaysia dan bapaknya orang thailand dan beliau juga beragama Islam. Asikklah kalau begitu. ^_^

Sampai di phuket jam 14.30, kami kelaparan karena kami belum makan siang. Sesuai jadwal siang ini kami akan dibawa belanja-belanja oleh Mr Ming. Shopping Mania begitu nyampe langsung ditawari belanja-belanja tentu tidak nolak. Kami dibawa ke toko kaos dan ternyata penjualnya bisa berbahasa melayu dan beragama islam juga. Disana aku ga beli apa-apa karena menurutku pasti kaos di sini pasti mahal-mahal. Perjalanan dilanjutkan ke Gems & Jewelry toko yang menjual perhiasan muatiara dan lain-lain. Tokonya mewah banget. Tapi aku ga tertarik lihat Jewelry karena pastinya ga akan sanggup belinya..qiqiqi..Lalu kami masuk toko souevenir khas Thailand dan barang-barangnya mahal banget boo..Tetapi ada yang menarik ada dompet kecil bergambar gajah yang di payet yang berwarna-warni yang kayaknya cocok dijadikan oleh-oleh buat temen-temen kantor. Akhirnya kami memborong dompet kecil buat temen-temen kantor dan temen-temen yang lain, tempat tissu buat si bos di kantor dan buat tanteku. Sipplah akhirnya kami menenteng tas belanjaan. ^_^

Kriukk kriukk oh no ternyata perut kami udah demo minta diisi. Akhirnya kami dibawa makan oleh Mr Ming di restaurant yang ga terlalu jauh dari hotel yang akan kami inapi selama 3 hari kedepan. Restaurantnya ternyata halal karena yang punya adalah orang phuket beragama Islam. Jangan heran disini banyak juga yang beragama Islam. Menu makan siang plus makan malam kami adalah Tom Yam kung kuah kuning yang panas dan pedas.. Yummy. Ikan Gurame asam manis.  Telur dadar, Tumis kangkung, Ayam Asam Manis.. Top markotob masakannya. Dan menunya ga jauh beda dari menu yang ada di Indonesia. Dan rasanya lazizzz banget. Ga pake lama makanan yang terhidang langsung kami santap dengan lahap.

Setelah kenyang waktunya untuk check ini ke Hotel. Hotel yang kami tempati adalah Bel Aire Resort di daerah Patong Beach. Hotel ini adalah hotel berbintang 3. Bentuk bangunan hotelnya emang agak aneh. Lobbynya biasa aja. Bangunannya kesamping dan ke belakang dan dibawah hotel kami menginap banyak bar-bar kecil yang kalau malam rame dikunjungi pengunjung yang minum-minum sambil tertawa ngakak yang suaranya kedengeran ke kamar kami. Tapi untuk kamarnya lumayan bagus dan besar. Kami menghuni Superior room dengan triple bed. Waktunya untuk istirahat dan bersih bersih nih.

TO BE CONTINUED..part II Phuket


Sabtu, November 06, 2010

Wedding



WiddlyTinks.com

Wedding Countdown at funkykiss.net

Senin, September 27, 2010

Seorang psikoterapis Doris Helmering menuturkan, “Wanita biasanya memiliki teman wanita yang akrab. Teman terdekat laki-laki umumnya adalah istrinya. Ini berarti, relasi harmonis dalam kehidupan rumah tangga sangat penting bagi laki-laki.”

Suatu hal yang telah cukup dikenal –baik dari sisi sosiologi maupun psikologi— semakin bertambah kedekatan seorang istri dengan suaminya, maka kebahagiaan keduanya akan semakin bertambah. Disebutkan bahwa, menurut para suami, faktor kebahagiaan rumah tangga adalah istri yang menjadi pendamping terbaik bagi mereka.

Dalam bukunya Menyelami Hati Wanita, Abdul Mun’im Qindil menyatakan bahwa untuk menjadi pendamping terbaik bagi suami, berarti istri harus berusaha menjadi pusat perhatian suaminya, dengan senyum manis senantiasa terkembang, pandangannya hangat penuh cinta dan tutur kata lembut penuh kemanjaan.


Dia harus selalu berusaha menjadi seorang bidadari di rumahnya.

Tubuhnya harum mewangi, wajahnya cerah, perilakunya lembut, dan tutur katanya mendatangkan kedamaian di hati,

sehingga suami benar-benar merasa bahwa rumahnya adalah SURGA yang penuh kenikmatan dan kesenangan.

Dia bagaikan bunga yang segar dan menyejukkan mata.
bening sebening mata air pegunungan.
Senyumannya manis semanis telaga madu.
Wajahnya terang secerah bulan purnama.

Jika suaminya sakit, dia menjadi dokter pribadinya yang senantiasa setia menemaninya.
Jika dunia gelap di matanya, dia menjadi pelita yang siap menerangi jalannya.
Jika suami kehausan, dia menjadi pelepas dahaga yang menyejukkan.
Pokoknya, apa pun yang dilakukannya selalu menebarkan pesona di mata suaminya.

Kelemahlembutannya dalam memperlakukan suaminya sama dengan perlakuannya terhadap teman-teman dekatnya, penuh keakraban dan senda gurau.
…Untuk menjadi pendamping terbaik bagi suami, istri harus berusaha menjadi pusat perhatian suaminya. Dia harus selalu berusaha menjadi seorang bidadari di rumahnya…

Jadi, bagaimanakah caranya agar Anda menjadi pendamping terbaik suami? Di bawah ini adalah beberapa tips penting agar Anda bisa menjadi pusat perhatian suami, sebagaimana dinyatakan Muhammad Kamil Abdul Shamad dalam bukunya Haqa`iq Taghfulu ‘Anha Az-Zaujat:

1. MENJAGA PERASAAN SUAMI
Peduli terhadap kebahagiaan suami dan mampu memperlihatkan serta menghormati cintanya merupakan fondasi keharmonisan sejati. Psikolog Marlin Roman menyatakan, “Manusia menyenangi orang yang bisa menjadikannya senang. Inilah yang harus diperhatikan dalam pendidikan dan pelatihan.”
Ketika Anda merasa tidak nyaman dan membenci teman Anda, maka Anda bisa saja menghentikan interaksi dengannya, sampai rasa benci itu hilang. Namun dengan suami, Anda tidak bisa menghentikan interaksi Anda dengannya. Sebesar apa pun kebencian Anda kepada suami, hanya karena dia mengabaikan beberapa hal yang sepele, maka Anda harus tetap berada di sisinya. Anda harus bersamanya ketika makan, bersenda-gurau dengannya, dan lain sebagainya.


2. BERSABARLAH

Keberadaan Anda sebagai partner suami menuntut Anda untuk bersabar dalam segala hal. Rasulullah bersabda, “Orang muslim jika dia bergaul dengan manusia dan bersabar atas gangguannya, maka dia lebih baik daripada orang muslim yang tidak mau bergaul dengan manusia dan tidak bersabar atas gangguannya.” (HR. At-Tirmidzi: 2431, dishahihkan oleh Al-Albani. Lihat: Shahih Al-Jami’: 6651)

Ada sebuah kisah menarik tentang hal ini. Pada zaman Khalifah Al-Manshur, salah seorang menterinya, Al-Ashma'i, melakukan perburuan. Karena terlalu asyik mengejar hewan buruan, dia terpisah dari kelompoknya dan tersesat di tengah padang sahara.
 rasa haus mulai mencekiknya, di kejauhan dia melihat sebuah kemah. Terasing dan sendirian. Dia memacu kudanya ke arah sana dan mendapati seorang penghuni wanita muda dan jelita. Dia meminta air. Wanita itu berkata, “Ada air sedikit, tetapi aku persiapkan hanya untuk suamiku. Ada sisa minumanku. Kalau engkau mau, ambillah.”

Tiba-tiba wajah wanita itu tampak siaga. Dia memandang kepulan debu dari kejauhan. “Suamiku datang,” katanya. Wanita itu kemudian menyiapkan air minum dan kain pembersih. Lelaki yang datang itu lebih pas jika disebut “bekas manusia”. Seorang tua yang jelek dan menakutkan. Mulutnya tidak henti-hentinya menghardik istrinya. Tidak satu pun perkataan keluar dari mulut perempuan itu. Dia membersihkan kaki suaminya, menyerahkan minuman dengan khidmat, dan menuntunnya dengan mesra masuk ke kemah.

Sebelum pergi, Al-Ashma'i bertanya kepada wanita itu, “Engkau muda, cantik, dan setia. Kombinasi yang jarang sekali terjadi. Mengapa engkau korbankan dirimu untuk melayani lelaki tua yang berakhlak buruk?”

…Rasulullah bersabda bahwa agama itu terdiri dari dua bagian: syukur dan sabar…
Jawaban wanita itu mengejutkan Al-Ashma'i. Perempuan tersebut berkata, “Rasulullah bersabda bahwa agama itu terdiri dari dua bagian: syukur dan sabar. Aku BERSYUKUR karena Allah telah menganugerahkan kepadaku usia muda, kecantikan, dan perlindungan. Dia membimbingku untuk berakhlak baik. Aku telah melaksanakan setengah agamaku. Karena itu, aku ingin melengkapi agamaku dengan setengahnya lagi, yakni BERSABAR.”

3. Pelajarilah Bahasa Suami

Laki-laki akan tetap berbicara tentang dirinya saat menceritakan pekerjaannya. Berbeda dengan keyakinan yang membudaya, bahwa laki-laki bicara mengenai dirinya melalui obrolan mengenai pekerjaannya. Istri harus paham ketika suaminya bercerita tentang pekerjaannya, maka sebenarnya dia juga sedang berbicara mengenai masalah-masalah pribadi yang sangat dalam.

Suami, misalnya, pulang ke rumah sambil marah-marah karena pimpinannya di kantor kurang menghargai kerja keras yang dilakukannya. Penyebab yang sebenarnya dia bersikap seperti itu mungkin karena dia takut pekerjaannya belum optimal. Jika Anda langsung menimpalinya dengan menyaranka agar dia siap menghadapinya, bisa menimbulkan reaksi yang tidak Anda harapkan dari dia, yaitu dia malah tidak mau bicara.

Maka sebaiknya Anda tidak bersikap seperti itu, tetapi ciptakanlah suasana lembut yang membuatnya lebih siap untuk menceritakan permasalahannya itu. Artinya, yang perlu Anda lakukan adalah diam mendengarkan ucapannya penuh konsentrasi. Karena pilar pertama relasi adalah mau mendengarkan.

…Islam telah menjadikan ketulusan seorang istri terhadap suaminya setara dengan jihad fi sabilillah dalam hal ganjarannya…



4. Jangan Menambah Masalah

Terkadang, ketika teman Anda menghadapi masalah, mungkin Anda bisa menghadirkan kelembutan dan rasa simpati. Dengan demikian Anda telah membantu mengurai benang kusut permasalahan yang dihadapinya. Namun, tatkala suami Anda berada dalam kesulitan, Anda justru berbuat kebodohan yang menambah dia gelisah dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang membebani, seperti: “Mengapa itu terjadi?”, “Apa yang akan engkau perbuat?”, dan lain sebagainya. Anda menyampaikan pertanyaan tersebut karena mengira cara itu adalah bentuk kepedulian kepada suami.

Namun sejatinya, dengan pertanyaan itu, Anda menuntut suami agar meyakinkan Anda bahwa segala sesuatu akan berjalan sesuai yang diinginkan. Hal ini menyebabkan dia menyesal telah memberi kepercayaan kepada Anda.

Suami selalu mengatakan, “Saya tidak suka menceritakan urusan pekerjaan kepada istri saya. Jika saya melakukannya, justru saya tidak dapat menuntaskan masalah yang saya hadapi.” Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda mau menahan perasaan. Benar, cinta Anda begitu besar kepada suami, tetapi Anda gagal menjadi pendamping terbaiknya, karena cinta saja tidaklah cukup. Relasi harmonis sejati akan mendatangkan keintiman yang penuh dengan dinamika. Inilah yang membuat pernikahan menjadi sesuatu yang agung.
Istri muslimah yang shalehah hidup dengan suaminya sepenuh hati, sepenuh perasaan, sepenuh jiwa dan raganya. Perasaan dan pikirannya tidak pernah lepas dari pasangannya. Bukankah Islam telah menjadikan ketulusan seorang istri terhadap suaminya setara dengan jihad fi sabilillah dalam hal ganjarannya? Seorang istri bisa menadapatkan pahala ash-shiddiqin (orang-orang jujur dan tulus) jika selalu jujur dalam tindakan dan ucapannya. Dia juga bisa mendapatkan pahala al-abrar (ahli kebajikan) jika mampu memenuhi semua kewajiban terhadap suaminya. Dia juga bisa mendapatkan pahala asy-syuhada jika ia mampu melewati kesulitan dalam mengurus suami dan anak-anaknya.

…Rumah tangga yang baik bukanlah yang dipenuhi dengan perabotan mewah dan modern. Tapi rumah tangga kebahagiaan yang mampu menyatukan banyak hati yang disinari cinta dan kasih sayang, keserasian, kesetian, dan ketulusan untuk hidup berbagi suka dan duka dalam segala suasana…

Wanita memiliki kemampuan luar biasa dalam menciptakan kehidupan yang baik. Jika dia memiliki impian untuk menyulap rumahnya menjadi kebun surga yang indah, pasti dia mampu melakukannya dengan sedikit biaya. Rumah tangga yang baik bukanlah rumah yang selalu dipenuhi dengan perabotan mewah dan modern. Tapi rumah kebahagiaan adalah yang mampu menyatukan banyak hati yang disinari cinta dan kasih sayang, keserasian, kesetian, dan ketulusan untuk hidup berbagi suka dan duka dalam segala suasana. Betapa besar perhatian Islam dalam urusan cinta!

=======================================
Taken From; "KATA-KATA HIKMAH"


 

(c)2009 Din@-Blog. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger