Pages

Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Jumat, Desember 13, 2013

Ringan Memberi

Kita sering sekali takut memberi atau mengeluarkan sedekah karena khawatir uang kita akan berkurang, karena secara matematis kalua kita punya uang seratus dan kita keluarkan zakat atau sedekahnya minimal sebesar 2,5% maka uang kita akan berkurang padahal hakikatnya tidak terseperti itu. Kita mengeluarkan zakat untuk membersihkan harta sekaligus menambahkan rejeki kita. Karena hitungan sedekah bukan hitungan matematis kalau kita mengeluarkan uang maka uang kita akan berkurang. Justru sedekah tersebut sebagai pancingan menambah 10 kali lipat rejeki kita.

Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 261
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Baginda Nabi yang mengajari kita memperbanyak kuah sayur untuk berbagi dengan sesama tetangga. Pantaslah kalau beliau mengingatkan kita dalam sabdanya, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata baik atau diam. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia muliakan tetangganya dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia memuliakan tamunya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Nah, jadi jangan takut untuk memperbanyak sedekah ya..mari berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan.. :-)
trus sekarang aku lagi bergiat membaca al quran kalau bisa satu hari 1 juz selama hamil ini, doakan semoga sukses ya..aminn :-)

Rabu, Januari 23, 2013

Learning from Bad Experience..

Ini adalah sekumpulan cerita yang aku alami dalam seminggu belakangan ini yang membuat "tergelitik" untuk menuangkannya di Blog supaya ntar inget dan dijadikan pengalaman supaya minimal tidak mengulanginya lagi.

Ok, mari kita uraikan ceritanya disini :

  1. Ini pengalaman kemarin waktu pulang dari kantor, berhubung aku masih nebeng dirumah tanteku di Kebon Nanas maka setiap pulang pasti aku berlanggangan bajaj. Tarif biasa dari kantor ke terminal Blok M biasanya adalah 15 rebu saja. Tapi si bapaknya minta tambahan 2 ribu alasannya jalanan di kemang lagi macet banget. Tapi aku keukeuh tetap minta 15 ribu. Akhirnya si Bapak setengah hati deal tarif bajajnya jadi 15 ribu. Ternyata bener di jalanan Kemang Raya lagi macet banget. Tetapi itulah untungnya naek bajaj si bapaknya bisa belok ke kanan ke kiri memotong antrian kendaraan yang jalannya kayak keong. Terlintas di hati bener juga jalanan lagi macet, kayaknya klo nambah 2 ribu ga masalah nih. Tapi akhirnya waktu turun dari Bajaj aku tetap membayar 15 ribu dan ga sempet menambahkan uang 2 ribu. Dan disini mulai kelihatan tanda-tanda ga "beres" ketika hak orang lain yang ga dibayarkan sesuai haknya. Biasanya aku sampai di terminal Blok M, bis  no 45 jurusan Blok M-PGC udah nunggu di depan terminal dan biasanya juga aku dapat tempat duduk. Tapi kali ini itu bis baru saja meninggalkan aku , huaaa..trus mau ga mau aku masuk ke dalam terminal untuk menunggu bis yang lain. Akhirnya ada bis Mayasari Bakti No. 57 yang masih kinclong alias baru yang melintas dan ternyata di dalam bisnya sudah penuh tempat duduknya dan aku terpaksa BERDIRI, oklah ga papa berdiri cari posisi yang aman dan nyaman yaitu di belakang pak supir. Tapi tau sendiri Jalan Tendean klo pulang kerja pasti macetozz...kakiku mulai pegal, dan mulai bercuruan keringet karena hari ini aku menggunakan blazer seragam kantor yang lumayan puanass. Aku coba menghibur hati dengan mengutak atik BB dengan membaca blognya mba Meta, trus walking blog di temen-temen blognya mba meta, hati sedikit terhibur setidaknya mengurangi keluhan yang ga penting. Dan akhirnya ga terasa bisnya udah mau deket rumah tanteku. dan aku berdiri nyaris 2,5 jam saja saudara-saudara. Kebayang ya yang tiap hari naek bis harus berdiri dan umpel-umpelan. Hikss..bener-bener Jakarta kota yang tidak bersahabat. Hikmah : Jangan mengambil/menunda yang memang sudah "HAK" orang lain. Kecuali kalau mau apes berdiri 2,5 jam dan bercururan keringet, hiks (lap keringet dan air mata)
  2. Klo cerita yang kedua ini sampe kebawa mimpi segala, awalnya karena aku belum selesai menghitung PPh 21 tahunan dan terpaksa kerjaan tsb aku bawa pulang ke rumah. Dan seperti biasa kerjaan tsb tidak langsung dikerjakan, hari sabtu  aku malah sibuk searching di om google sampai sore. Trus malamnya baru keinget besok hari minggu aku punya janji ketemuan ama mas otomatis seharian keluar rumah, trus kapan aku ngerjain PR kantornya? sementara PPh 21 nya harus dilaporkan Senin pagi? wah malamnya mulai panik..yah uda besok harus bangun pagi-pagi supaya kerjaanku segera kelar dan bisa tenang ketemuan ama si mas. Dan ternyata kepanikan ini terbawa sampai mimpi segala. Pagi-pagi aku langsung sibuk terkutat didepan laptop. Akhirnya sekitar jam 11 PR kantor ini selesai juga, aku tidur sebentar dan abis zuhur langsung berangkat ketemuan ama si Mas. Dan sorenya ternyata saat aku mau mandi, ada flek coklat seperti flek datang bulan..oh my god aku kan baru aja selesai haid kenapa si tamu nongol lagi?? ternyata ini hasil panik tadi malam yang membuat badanku ikut bereaksi mengeluarkan flek coklat. tuh klo dah stress dikit jadi ngaruh ke kondisi tubuh. Hikmah : Jangan terlena dengan waktu yang ada, dahulukan yang penting. Atau istilah kerennya buat "SKALA PRIORITAS" kalau ga ingin stress mengerjakan sesuatu dalam waktu yang mepet.  
  3. Cerita yang terakhir saat aku lagi mengurus suatu urusan di suatu lembaga, ceritanya aku lagi buru-buru di depanku masih ada antrian seorang ibu dan anaknya. Lumayan lama juga transaksi ibu tersebut yang membuat aku mulai tidak sabar. Mungkin pengaruh perut yang udah minta diisi kali ya. Akhirnya selesai transaksi ibu tersebut aku maju ke depan meja tellernya untuk melakukan transaksi. tapi ternyata barang yang aku mau aku ambil ga bisa diambil sekarang karena harus ada konfirmasi sebelumnya kalau mau ambil barang. Fuihh..yah sudahlah aku bayar aja dulu ntar baru barangnya diambil dalam benakku karena takut duitnya ntar kepake. Selesai transaksi aku buru-buru pulang. Ntar hari Jum'at aku balik lag kesini. Sampai dikantor baru inget ntar kalau mau ambil barangnya aku nunjukkin dokumen apa?? aku hanya terima kwitansi aja. Mulai panik sibuk cari-cari no telp lembaga tsb. Minta bantuan om google kok ga nemu. Trus bongkar bongkar dompet berharap aku punya fotocopian perjanjian yang dulu, fotocopiannya nemu tapi kok ga ada no tlp lembaga tsb. Mau balik lagi ke lembaga tsb diluar lagi hujan. Waa pegimane ini??? mana aku belum makan dan sholat..tambah stress saya..Trus aku coba nelpon ke 108 dan 108nya ga bisa dihubungi..Penasaran aku buka lagi fotopian perjanjiannya masa ga ada no tlp lembaga tsb dan ternyata no tlpnya ada saudara-saudara..Lap keringet deh saya..hampir setengah jam pusing cari nih no telp. Akhirnya aku telpon ke lembaga tsb kata mbanya gpp bawa kwitansinya untuk ngambil barangnya..Fuih syukurlah sudah tenang rasa hati ini..makenya mpok klo apa-apa itu jangan grasak grusuk ga jelas ya..Hikmah : dalam mengerjakan sesuatu itu harus dimulai dengan doa dan hati yang tenang dan tidak buru-buru..buru-buru ingin selesai malah nambah kerjaan dan stress.

Dari pengalaman kejadian diatas harus dijadikan pelajaran agar kedepannya lebih "wise" lagi untuk mengedepankan hak orang lain, waktu dan mengutamakan ketenangan dalam melakukan sesuatu..

Bad Experinces make Good Experinces

Kamis, Januari 17, 2013

Sakit dan Banjir


Pagi ini aku tidak pergi ke kantor ada dua alasan yaitu penyakit ambeien ini blum kunjung reda malah ada cairan yg keluar dan ada sedikit bercak merah hiks dan si p*****t terasa perih dan pedas gitu rasanya pengen nangis dan guling guling. Tapi alhamdullilah obat resep Venosmil harganya lumayan mehong dari mas leo lumayan manjur d*****g yg keluar uda masuk ke dalam. Tapi masih ada rasa nyeri yang di tinggalkan. Sekarang jadi tambah hati hati dan milih milih makanan. Harus banyak makan makanan berserat yaitu sayur dan buah dan mengurangi makan daging dan yang pedas pedas. Trus hari ini jakarta lagi dilanda hujan besar dari malam kemarin hingga pagi ini. Beberapa wilayah di Jakarta tergenang banjir. Lihat di tv kasian juga orang orang pada kejebak macet dan kehujanan. Semoga semua bisa bersabar...karena hujan adalah rahmat dari Allah. Banjir itu karena saluran air yang tidak lancar yg mungkin disebabkan orang orang pada buang sampah sembarangan.
Let's pray for Jakarta...

Senin, Desember 19, 2011

Gagal

            Judul posting kali ini pasti sering sekali dihindari oleh setiap orang. Gagal or Failed. Jarang sekali orang yang ingin gagal. Baik dalam ujian, pernikahan, pekerjaan dll. Tapi hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. kita pasti pernah mengalami kegagalan. Lalu pertanyaan selanjutnya, apa yg kita lakukan setelah kita mengalami kegagalan? Apakah meratapi kegagalan atau bangkit dari kegagalan. Tadi pagi tidak sengaja aku membaca di harian kompas di kolom "Karier". Ada 2 point yang bisa dijadikan kunci :

1. Dekati kegagalan

    Ga salah nih, kegagalan kok didekati? Pesta kesuksesan sudah lazim kita alami. Sebaliknya pernah kita menelaah bagaimana perusahaan menyikapi kegagalan? Microsoft perusahaan yg besar "kerap" merayakan kegagalan, bahkan menyebut beberapa kegagalan sebagai "Glorius Failures". Mereka menjadikan kegagalan sebagai batu loncatan untuk melakukan "Breakthrough". Jadi slogan "belajar dari kegagalan" benar-benar harus kita pelajari kembali. Istilah "Success by Failure" memang ada dan merupakan kenyataan. Perusahaan mengupayakan agar para karyawan mau mengambil resiko dan tidak dihantui ketakutan akan kegagalan. 
Pemimpin perusahaan bahkan mengatakan "We don't just encourage risk taking at our offices: We demand failure."

2. Budaya "Strongly Weak"

     Mengembangkan budaya sadar akan kelemahan dan menjadikan "Lesson learn" sebagai kekuatan. Biasanya kita lihat olahragawan yang mempelajari kelemahan lawan. Orang-orang seperti ini akan lebih membumi, kritis, fair jujur serta memandang bahwa realitas itu menyakitkan tetapi penyembuhannya akan membawa kesuksesan. Kegagalan seharusnya tidak menjadi sesuatu yang diratapi, tetapi jalan bagi kita untuk juga memahami di mana letak kekuatan kita serta bagaimana kegagalan bisa menjadi momentum untuk membawa perbaikan. (Kompas Sabtu, 17 Desember 2011)

So jangan takut atau alergi dengan kegagalan. Karena dari gagal kita belajar dan segera mencari jalan keluar untuk menemukan kesuksesan. Dari gagal kita semakin kuat dan taft dan belajar untuk tidak mudah putus asa dan menyerah. 

Ibarat kata pepatah "kegagalan adalah sukses yang tertunda". Apabila kita gagal, kita coba lagi, lagi, again, again sampai akhirnya kesuksesan menemukan kita. 

So I'm ready for fighting to my best future..bismillah..

Selasa, November 01, 2011

Rejeki yang tak tertukar


Dalam kehidupan sehari hari terkadang kita selalu melakukan sesuatu dengan perhitungan untung rugi atau istilah kerennya cost vs benefit. Hal ini tidak salah, karena sebagai pebisnis tidak mungkin mereka mau kerja sukarela tanpa mendapat margin dari usahanya tersebut.

Tapi jangan menjadikan benefit itu diatas segala-galanya. Biasanya orang mengerjar benefit dalam bentuk materi. Terinspirasi dari nonton kick andy pada malam sabtu kemarin mengenai wirausaha saat pengusaha kedai digital bernama saptuari bercerita bahwa bisnis tidak selalu bertujuan mengejar materi tetapi harus juga memberikan maanfaat atau keuntungan bagi masyarakat. Kalau selalu mengejar keuntungan akan capek bersaing dengan competitor.

Lalu terinspirasi lagi saat nonton Just Alvin di Metro TV topik mengenai artis yang punya bisnis rumah makan, bintang tamu aam itu adalah Lucy Wiryono yang memulai bisnis cafe steak bernama HolyCow. Cafe ini adalah cafe dipinggir jalan dengan harga steak yang sesuai budget.

Lucy juga mengutamakan berbagi dari hasil keuntungan yang diperolehnya. Dengan berbagi bukan berarti rejeki kita berkurang tetapi malah bertambah dan rejeki yang kita peroleh tersebut menjadi berkah.
Inti utama rejeki adalah baik itu kecil maupun besar, harus tetap kita syukuri. Jadi kunci rejeki adalah rasa syukur kita terhadap apa yang telah kita peroleh. Semakin baik kita bersyukur maka Allah akan menambah rejeki kita. Dan jangan terlalu ngoyo dalam ngejar materi, karena rejeki itu bukan hanya dari materi tetapi ketenangan hati, keimanan, kesehatan, rasa bahagia, teman yang baik, itu juga rejeki yang lebih besar dari pada materi. Buat apa kita memiliki uang yang banyak, rumah yang besar, mobil yang mewah tetapi hati gelisah, cemas dan nelangsa.

So, berbuatlah yang terbaik dalam bisnis dan bekerja. Berhitung cost vs benefit boleh selama dalam keadaan wajar. Yakinlah selama kita bekerja dan berbisnis mengutamakan kepentingan atau kemaslahatan bagi orang banyak, rejeki kita tidak akan tertukar.

Karena aku pernah punya pengalaman sendiri saat dikantor ditawari akan diajak mengajar suatu mata kuliah yang selama ini aku sudah praktek langsung. Tentu tawaran ini aku terima dengan senang hati. Tetapi saat semester baru berlangsung ternyata aku tidak termasuk dalam daftar pengajar mata kuliah tersebut. Tapi aku tidak berkecil hati. Mungkin belum rejeki kali dalam hatiku.

Ternyata kalau kira ridho dengan ketentuan Allah, maka Dia akan mengganti dengan yang lebih baik. Aku ditawari oleh bosku untuk lanjut kuliah S2 di kampus tempat aku bekerja.. See, kalau emang rejeki kita tidak akan tertukar..
Lakukan yang terbaik dalam setiap kita bekerja dan berbisnis dan yakinlah selama niat kita baik Allah akan mengganjar amal tersebut baik dalam bentuk rejeki maupun pahala yang sesuai dengan keikhlasan kita.

Selasa, Januari 11, 2011

Dont Judge Book by Its Covers

"Dont Judge Book by Its Covers"


Jangan menilai sesuatu dari bentuk luarnya.
Kira-kira itulah artinya.
Jangan pernah berani menilai seseorang dari  tingkat pendidikan, pekerjaan , status sosial dll.
Mungkin secara pendidikan, pekerjaan dan status sosial sesorang itu lebih rendah dari kita tetapi semua itu tak berarti di depan sang pencipta "Allah Swt". Di depanNya adalah orang yang tingkat imannya yang lebih baik adalah orang yang tinggi derajatnya.

Syekh Abdul Kadir Al Jaelani berkata, “ Apabila engkau bertemu dengan seseorang, hendaklah engkau memandangnya lebih utama daripada kamu, dan engkau mengatakan, ‘mungkin dia lebih baik disisi Allah daripada aku, dan lebih tinggi derajatnya’. Apabila dia lebih kecil, hendaklah engkau mengatakan, ‘ Orang ini tidak berbuat dosa kepada Allah sedangkan aku telah berbuat dosa, maka tidak ragu lagi bahwa dia lebih baik dari pada aku’.

Dan apabila keadaan orang yang engkau lihat itu lebih tua, hendaklah engkau mengatakan, ‘Orang ini telah banyak beribadah epada Allah sebelum aku’. Apabila keadaan orang yang engkau pandang orang alim atau kiai, hendaklah engkau mengatakan, ‘ Orang ini telah diberi sesuatu (anugerah) yang belum aku dapatkan dan ia telah mengetahui apa yang belum kuketahui serta telah mengamalkan ilmunya’.

Apabila orang itu bodoh, hendaklah engkau mengatakan,’Orang ini durhaka kepada Allah karena kebodohannya, sedangkan aku berbuat dosa padahal aku berilmu. Aku tidak tahu dengan apa dia diakhiri kehidupannya husnulkhotimah atau syuulkhotimah. Dan apabila keadaan orang yang engkau lihat itu kafir, hendaklah engkau mengatakan, ‘Aku tidak tahu, mungkin aku menjadi kafir sehingga aku berakhir dengan amal yang jelek’.”

Jelasnya Islam tidak membeda-bedakan manusia karena perbedaan, harta, tahta, atau keturunan. Akan tetapi, Islam mengajarkan manusia sama derajatnya di sisi Allah dan manusia yang lebih mulia adalah orang yang lebih taqwa diantara mereka. Oleh karena itu, sebagian ulama senantiasa berdoa dengan doa “ Allhahummaj’alnii shobuuron waj’alnii syakuuron waj’alnii fii’ainii shoghiiron wafii a’yuninnaasi kabiiron”

Artinya: “ Ya Allah jadikanlah aku orang yang sabar dan bersyukur, dan jadikanlah aku dalam memandang diriku seorang yang kecil/hina dan jadikanlah aku seorang yang memandang besar, ketika memandang diri orang lain “. (sumber : Kitab Nashaihul Ibad/Ibnu Hajar Al Asqalany)

Pelajaran yang bermakna di awal tahun..
Thanks to kenyot..
Maju terus pantang mundur
Kalau itu yang terbaik menurutmu dan menurutNya..



Minggu, Januari 02, 2011

My First Posting @ 2011

Happy New Year 2011...

Posting ini adalah posting pertamaku di tahun 2011. Pergantian tahun ini aku habiskan hanya di rumah saja. Ga keren banget ya..uhuyyy.. Emang lagi ga ada ide jalan-jalan kemana-mana dan kantong sedikit kurus. qiqi Jadi yah just stay at home. 

Bertepatan tanggal 1 Januari 2011, Alia dan Mario sepupuku di karuniai anak cewek yang cantik dengan berat 3 kg dan panjang 47 cm. Namanya Rhea Amira Lubis. Semoga menjadi anak yang sholehah, cantik, pinter dan menjadi kebanggaan keluarga. Amin..



Resolusi Tahun 2011

Ga terlalu ribet dan complicated...hanya 3 point tapi sangat bermakna..


  • Eat dicoret karena aku ga hobi makan, Travelling, nah ini dia hobiku. Jalan2..tahun 2011 sudah ada 3 tiket perjalanan menantiku..Ga sabar deh dah gatal kakiku pengen jalan-jalan.
  • Pray, meningkatkan ibadah yang lebih baik lagi. Tahun 2010 ibadahku rasanya makin jauh dan ga fokus..Ga pengen menjadi orang yang merugi. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin merugi, dan Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung.
  • Love, Pengen nikah menggenapkan separuh agama. Resolusi yang tiap tahun selalu ada dan belum terealisasi. I hope this year will be complete. Amin
    Setelah resolusi ditetapkan, waktunya untuk dilaksanakan. I'm Ready....

    Kamis, Desember 16, 2010

    Niat Baik selalu di Uji

    Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji?" (QS Al-Ankabut:2-3).


    Allah selalu menguji hambaNya dengan hal yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Tujuan Allah menguji kita adalah untuk mengetahui siapakah kita sebenarnya?? Apakah kita hamba yang bersabar ketika ujian datang atau hamba yang mudah mengeluh. Begitu juga dengan hal-hal yang menyenangkan datang juga merupakan ujian. Biasanya kita lebih sering terlena dibandingkan ketika mengalami  hal yang menyedihkan. Dengan kemudahan kadang membuat kita terlena dan lupa akan karunia Allah. Jabatan, rezeki, kesehatan, harta benda, keluarga adalah hal-hal yang seringkali kita lupa untuk mensyukurinya. Jadikan aku hambuMu yang bersabar ketika ujian itu datang dan bersyukur terhadap rezeki yang kau berikan ya Rabb.


    * Dedicated to My Management*
    Allah Maha Tahu atas niat-nat baik yang telah kalian lakukan dan jangan menyerah untuk kondisi yang sedang terjadi. Allah ingin menguji keikhlasan dan kesabaran. Yakinlah apabila kita menanam kebaikan maka kebaikanlah yang akan datang meski harus di uji dengan segala ujian. 


    Teman terkasih, terkadang kita perlu mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah membuat hati kita terluka, marah dan kecewa karena dia telah mengajarkan kepada kita bersabar - Muhamad Agus Syafii-

    Dalam pergaulan sehari-hari baik ditempat kerja maupun dalam pertemanan pasti pernah terjadi konflik. Tindakan dan ucapan teman terkadang melukai perasaan kita.  Dan memancing emosi dan kemarahan. Tetapi respon yang terbaik menghadapi konflik tersebut dan bersikap sabar dan memaafkan. Dan bersikap positif mungkin teman kita sedang dilanda emosi sehingga dia bertindak diluar kesadarannya. Tindakan memaafkan orang lain sebelum orang lain meminta maaf adalah tindakan yang sangat terpuji. Mungkin juga suatu saat kita akan pernah melakukan tindakan yang sama kita juga ingin orang lain memaafkan kita. karena kita adalah manusia yang tak luput dari khilaf dan salah. Dan dari kejadian ini mengajarkan kita untuk menjadi orang yang sabar.

    * Dedicated to My Self*

    Thanks My Dear Friend dan Office Mate..

    I Learn from you about my self 

    Learn about :

    - memaafkan

    -berbuat tanpa berharap (ikhlas)

    -bersabar

    Jumat, Desember 10, 2010

    Menikmati Hidup

    Sudah tidak terasa kita sudah berada di ujung tahun 2010. Satu tahun berlalu tanpa terasa. Apa yang dialami selama tahun 2010 ini menambah pengalaman baik suka dan duka. Dari goal-goal atau resolusi yang telah di buat ada beberapa hal yang telah tercapai, namun adapula yang masih misteri. Yang sampai detik sekarang ini masih tetap diperjuangkan. That's life . Tidak semua keinginan kita bisa terkabul. Tetapi selama kita tetap istiqomah dan terus berusaha pasti akan berhasil. Hanya masalah waktunya saja. Tidak ada yang kita upayakan dengan sungguh-sunguh sia-sia.

    Mari kita ingat yang terjadi selama tahun 2010 :

    Januari

        - Dapat promosi dari kantor untuk menjadi yang bertanggungjawab mengelola keuangan kantor.

    Februari



    Maret



    April

    • Ultahku yang 31.
    • Jalan2 ke Pulau Tidung dengan anak-anak Al Azhar


    Mei



    Juni



    Juli

    • Jalan-jalan ke Lamongan, Bromo dan Malang dengan anak-anak Al Azhar


    Agustus

    • Puasa Ramadhan 1432 H


    September

    • Lebaran mudik ke Medan


    Oktober



    November

    • Jalan-jalan ke Phuket
    • Di sekolahkan IBS kuliah di MM IBS

     

    Senin, September 27, 2010

    Seorang psikoterapis Doris Helmering menuturkan, “Wanita biasanya memiliki teman wanita yang akrab. Teman terdekat laki-laki umumnya adalah istrinya. Ini berarti, relasi harmonis dalam kehidupan rumah tangga sangat penting bagi laki-laki.”

    Suatu hal yang telah cukup dikenal –baik dari sisi sosiologi maupun psikologi— semakin bertambah kedekatan seorang istri dengan suaminya, maka kebahagiaan keduanya akan semakin bertambah. Disebutkan bahwa, menurut para suami, faktor kebahagiaan rumah tangga adalah istri yang menjadi pendamping terbaik bagi mereka.

    Dalam bukunya Menyelami Hati Wanita, Abdul Mun’im Qindil menyatakan bahwa untuk menjadi pendamping terbaik bagi suami, berarti istri harus berusaha menjadi pusat perhatian suaminya, dengan senyum manis senantiasa terkembang, pandangannya hangat penuh cinta dan tutur kata lembut penuh kemanjaan.


    Dia harus selalu berusaha menjadi seorang bidadari di rumahnya.

    Tubuhnya harum mewangi, wajahnya cerah, perilakunya lembut, dan tutur katanya mendatangkan kedamaian di hati,

    sehingga suami benar-benar merasa bahwa rumahnya adalah SURGA yang penuh kenikmatan dan kesenangan.

    Dia bagaikan bunga yang segar dan menyejukkan mata.
    bening sebening mata air pegunungan.
    Senyumannya manis semanis telaga madu.
    Wajahnya terang secerah bulan purnama.

    Jika suaminya sakit, dia menjadi dokter pribadinya yang senantiasa setia menemaninya.
    Jika dunia gelap di matanya, dia menjadi pelita yang siap menerangi jalannya.
    Jika suami kehausan, dia menjadi pelepas dahaga yang menyejukkan.
    Pokoknya, apa pun yang dilakukannya selalu menebarkan pesona di mata suaminya.

    Kelemahlembutannya dalam memperlakukan suaminya sama dengan perlakuannya terhadap teman-teman dekatnya, penuh keakraban dan senda gurau.
    …Untuk menjadi pendamping terbaik bagi suami, istri harus berusaha menjadi pusat perhatian suaminya. Dia harus selalu berusaha menjadi seorang bidadari di rumahnya…

    Jadi, bagaimanakah caranya agar Anda menjadi pendamping terbaik suami? Di bawah ini adalah beberapa tips penting agar Anda bisa menjadi pusat perhatian suami, sebagaimana dinyatakan Muhammad Kamil Abdul Shamad dalam bukunya Haqa`iq Taghfulu ‘Anha Az-Zaujat:

    1. MENJAGA PERASAAN SUAMI
    Peduli terhadap kebahagiaan suami dan mampu memperlihatkan serta menghormati cintanya merupakan fondasi keharmonisan sejati. Psikolog Marlin Roman menyatakan, “Manusia menyenangi orang yang bisa menjadikannya senang. Inilah yang harus diperhatikan dalam pendidikan dan pelatihan.”
    Ketika Anda merasa tidak nyaman dan membenci teman Anda, maka Anda bisa saja menghentikan interaksi dengannya, sampai rasa benci itu hilang. Namun dengan suami, Anda tidak bisa menghentikan interaksi Anda dengannya. Sebesar apa pun kebencian Anda kepada suami, hanya karena dia mengabaikan beberapa hal yang sepele, maka Anda harus tetap berada di sisinya. Anda harus bersamanya ketika makan, bersenda-gurau dengannya, dan lain sebagainya.


    2. BERSABARLAH

    Keberadaan Anda sebagai partner suami menuntut Anda untuk bersabar dalam segala hal. Rasulullah bersabda, “Orang muslim jika dia bergaul dengan manusia dan bersabar atas gangguannya, maka dia lebih baik daripada orang muslim yang tidak mau bergaul dengan manusia dan tidak bersabar atas gangguannya.” (HR. At-Tirmidzi: 2431, dishahihkan oleh Al-Albani. Lihat: Shahih Al-Jami’: 6651)

    Ada sebuah kisah menarik tentang hal ini. Pada zaman Khalifah Al-Manshur, salah seorang menterinya, Al-Ashma'i, melakukan perburuan. Karena terlalu asyik mengejar hewan buruan, dia terpisah dari kelompoknya dan tersesat di tengah padang sahara.
     rasa haus mulai mencekiknya, di kejauhan dia melihat sebuah kemah. Terasing dan sendirian. Dia memacu kudanya ke arah sana dan mendapati seorang penghuni wanita muda dan jelita. Dia meminta air. Wanita itu berkata, “Ada air sedikit, tetapi aku persiapkan hanya untuk suamiku. Ada sisa minumanku. Kalau engkau mau, ambillah.”

    Tiba-tiba wajah wanita itu tampak siaga. Dia memandang kepulan debu dari kejauhan. “Suamiku datang,” katanya. Wanita itu kemudian menyiapkan air minum dan kain pembersih. Lelaki yang datang itu lebih pas jika disebut “bekas manusia”. Seorang tua yang jelek dan menakutkan. Mulutnya tidak henti-hentinya menghardik istrinya. Tidak satu pun perkataan keluar dari mulut perempuan itu. Dia membersihkan kaki suaminya, menyerahkan minuman dengan khidmat, dan menuntunnya dengan mesra masuk ke kemah.

    Sebelum pergi, Al-Ashma'i bertanya kepada wanita itu, “Engkau muda, cantik, dan setia. Kombinasi yang jarang sekali terjadi. Mengapa engkau korbankan dirimu untuk melayani lelaki tua yang berakhlak buruk?”

    …Rasulullah bersabda bahwa agama itu terdiri dari dua bagian: syukur dan sabar…
    Jawaban wanita itu mengejutkan Al-Ashma'i. Perempuan tersebut berkata, “Rasulullah bersabda bahwa agama itu terdiri dari dua bagian: syukur dan sabar. Aku BERSYUKUR karena Allah telah menganugerahkan kepadaku usia muda, kecantikan, dan perlindungan. Dia membimbingku untuk berakhlak baik. Aku telah melaksanakan setengah agamaku. Karena itu, aku ingin melengkapi agamaku dengan setengahnya lagi, yakni BERSABAR.”

    3. Pelajarilah Bahasa Suami

    Laki-laki akan tetap berbicara tentang dirinya saat menceritakan pekerjaannya. Berbeda dengan keyakinan yang membudaya, bahwa laki-laki bicara mengenai dirinya melalui obrolan mengenai pekerjaannya. Istri harus paham ketika suaminya bercerita tentang pekerjaannya, maka sebenarnya dia juga sedang berbicara mengenai masalah-masalah pribadi yang sangat dalam.

    Suami, misalnya, pulang ke rumah sambil marah-marah karena pimpinannya di kantor kurang menghargai kerja keras yang dilakukannya. Penyebab yang sebenarnya dia bersikap seperti itu mungkin karena dia takut pekerjaannya belum optimal. Jika Anda langsung menimpalinya dengan menyaranka agar dia siap menghadapinya, bisa menimbulkan reaksi yang tidak Anda harapkan dari dia, yaitu dia malah tidak mau bicara.

    Maka sebaiknya Anda tidak bersikap seperti itu, tetapi ciptakanlah suasana lembut yang membuatnya lebih siap untuk menceritakan permasalahannya itu. Artinya, yang perlu Anda lakukan adalah diam mendengarkan ucapannya penuh konsentrasi. Karena pilar pertama relasi adalah mau mendengarkan.

    …Islam telah menjadikan ketulusan seorang istri terhadap suaminya setara dengan jihad fi sabilillah dalam hal ganjarannya…



    4. Jangan Menambah Masalah

    Terkadang, ketika teman Anda menghadapi masalah, mungkin Anda bisa menghadirkan kelembutan dan rasa simpati. Dengan demikian Anda telah membantu mengurai benang kusut permasalahan yang dihadapinya. Namun, tatkala suami Anda berada dalam kesulitan, Anda justru berbuat kebodohan yang menambah dia gelisah dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang membebani, seperti: “Mengapa itu terjadi?”, “Apa yang akan engkau perbuat?”, dan lain sebagainya. Anda menyampaikan pertanyaan tersebut karena mengira cara itu adalah bentuk kepedulian kepada suami.

    Namun sejatinya, dengan pertanyaan itu, Anda menuntut suami agar meyakinkan Anda bahwa segala sesuatu akan berjalan sesuai yang diinginkan. Hal ini menyebabkan dia menyesal telah memberi kepercayaan kepada Anda.

    Suami selalu mengatakan, “Saya tidak suka menceritakan urusan pekerjaan kepada istri saya. Jika saya melakukannya, justru saya tidak dapat menuntaskan masalah yang saya hadapi.” Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda mau menahan perasaan. Benar, cinta Anda begitu besar kepada suami, tetapi Anda gagal menjadi pendamping terbaiknya, karena cinta saja tidaklah cukup. Relasi harmonis sejati akan mendatangkan keintiman yang penuh dengan dinamika. Inilah yang membuat pernikahan menjadi sesuatu yang agung.
    Istri muslimah yang shalehah hidup dengan suaminya sepenuh hati, sepenuh perasaan, sepenuh jiwa dan raganya. Perasaan dan pikirannya tidak pernah lepas dari pasangannya. Bukankah Islam telah menjadikan ketulusan seorang istri terhadap suaminya setara dengan jihad fi sabilillah dalam hal ganjarannya? Seorang istri bisa menadapatkan pahala ash-shiddiqin (orang-orang jujur dan tulus) jika selalu jujur dalam tindakan dan ucapannya. Dia juga bisa mendapatkan pahala al-abrar (ahli kebajikan) jika mampu memenuhi semua kewajiban terhadap suaminya. Dia juga bisa mendapatkan pahala asy-syuhada jika ia mampu melewati kesulitan dalam mengurus suami dan anak-anaknya.

    …Rumah tangga yang baik bukanlah yang dipenuhi dengan perabotan mewah dan modern. Tapi rumah tangga kebahagiaan yang mampu menyatukan banyak hati yang disinari cinta dan kasih sayang, keserasian, kesetian, dan ketulusan untuk hidup berbagi suka dan duka dalam segala suasana…

    Wanita memiliki kemampuan luar biasa dalam menciptakan kehidupan yang baik. Jika dia memiliki impian untuk menyulap rumahnya menjadi kebun surga yang indah, pasti dia mampu melakukannya dengan sedikit biaya. Rumah tangga yang baik bukanlah rumah yang selalu dipenuhi dengan perabotan mewah dan modern. Tapi rumah kebahagiaan adalah yang mampu menyatukan banyak hati yang disinari cinta dan kasih sayang, keserasian, kesetian, dan ketulusan untuk hidup berbagi suka dan duka dalam segala suasana. Betapa besar perhatian Islam dalam urusan cinta!

    =======================================
    Taken From; "KATA-KATA HIKMAH"


    Kamis, Juli 15, 2010

    Kisah yang belum Sempurna

    Malam itu selesai chat di FB dengan temanku, tiba-tiba aku teringat dengan seorang teman. Teman waktu Kuliah di Extension Unpad dulu. Apakabarnya nih anak? Mudah-mudahan dia baik-baik saja. Kemarin sempet ketemuan dan sms-an membahas piala dunia. Tiba-tiba sekarang menghilang. Di sms ga di bales di telpon ga di angkat. Wuhhh..Jadi kesel deh dan sedikit berpikiran negative. Jangan-jangan dia lagi ngambek. Tetapi Allah maha baik selalu memberi hikmah untuk tidak berburuk sangka terhadap suatu kejadian. Mungkin dia ga bales sms karena ga ada pulsa atau tidak angkat telpon sedang berada dijalan. Allah berfirman :

    "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain. Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat : 12)

    Dengan menjauhi prasangka hati lebih bersih dan tenang karena tidak terlintas berpikiran negative kepada orang lain. Dan ternyata bener beberapa hari kemudian dia menelpon. Dan memberi kabar gembira ada yang berubah dengan tampilannya sekarang. Wah jadi penasaran pengen ketemu ingin lihat perubahan tampilannya yang katanya makin cakep. Hahaaa… Mudah2an J.. Miss u..

    Minggu, Juli 11, 2010

    Kedahsyatan Efek Berbaik Sangka

    REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Ustaz Muhammad Arifin Ilham

    Selain doa dan ikhtiar, ada amalan lain yang juga bisa mengantarkan proses 'perubahan takdir'. Amalan itu adalah amalan hati, yaitu selalu berbaik sangka (husnuzhan) dengan semua keputusan Allah SWT. Berbaik sangka merupakan produk dari olahan kekuatan iman. Tidak mungkin seseorang memiliki kemuliaan akhlak berupa husnuzhan, jika tidak yakin dengan segala sesuatu yang sudah diputuskan Allah.

    Seseorang yang mengaku beriman sadar benar bahwa dari setiap peristiwa maka Allah telah mentransformasikan mutiara hikmah untuk manusia. Yakni, sesuatu yang berharga yang hilang milik orang beriman (al-Hikmatu zhalatul mu'minin). Artinya, kejadian yang menimpa kita, pasti ada kadar atau nilai berharga yang sudah dipersiapkan untuk kita. Namun, sementara ini belum ditemukan. Karena itulah, kata Imam Ali karramallahu wajhah, ''Jika kita menemukannya, segeralah diambil; fain wajadaha akhadzaha.''

    Pertanyaannya, bagaimana bisa mengambil barang berharga itu, sementara kita sulit untuk mendeteksinya. Di sinilah peranan amalan hati, yaitu husnuzhan. Jika kita mempersangkakan bahwa ada banyak kebaikan yang telah Allah sediakan untuk kita dari takdir-Nya itu, akan benarlah persangkaan kita.

    Karena itu, bagaimana rupa takdir kita ke depan, turut ditentukan dari persangkaan kita terhadap-Nya. Simak Hadis Qudsy berikut, Anaa 'inda zhanni 'abdi bih, wa Ana ma'aka idza da'awtani, "Aku mengikuti persangkaan hamba-Ku tentang Aku. Dan aku bersamamu jika memohon kepada-Ku."

    Dengan demikian, husnuzhan bisa mengantarkan seseorang meraih apa yang diharapkan. Kalaulah saat ini kita sedang berduka karena kegagalan, bersegeralah husnuzhan bahwa akan ada kebaikan setelah kegagalan itu. Yakinlah bahwa takdir kita ke depan pasti dipenuhi dengan takdir kesuksesan. Tetaplah optimis. Selama hari masih menjelang, kesempatan meninggalkan kegelapan malam masih selalu terbuka. Dan, kita akan berada di jalur siang yang terang benderang.

    Keberuntungan orang yang husnuzhan, tak hanya didapatkan di dunia ini, tapi juga di akhirat kelak. Rasul menyebut orang yang husnuzhan sebagai pemegang kunci surga. Dalam sebuah taklim di hadapan para sahabatnya, Rasul mengatakan bahwa sebentar lagi akan masuk seorang yang kelak akan memegang kunci surga. Semua sahabat terpana. Sampai seorang Umar bin Khattab 'iri' dengan penyematan istilah tersebut. Tidak lama kemudian masuklah orang yang dimaksud.

    Orang ini penampilannya biasa-biasa saja. Tidak ada ciri khusus. Karena penasaran, Umar meminta izin untuk menginap di rumah orang tersebut. Tiga hari Umar RA menginap di rumah orang ini. Namun, dia tidak menemukan amalan khusus orang tersebut.

    Ketika Umar bertanya, apa rahasianya. Orang itu menjawab, "Ibadah dan amalanku sebenarnya biasa saja, wahai Umar. Hanya selama hidupku, aku diajari oleh ibuku untuk tidak punya perasaan buruk sangka terhadap apa pun dan siapa pun. Barangkali itulah amalan yang dimaksud Rasulullah SAW."

    Kamis, Juni 17, 2010

    Kick Andy Off Air @ Metro TV


    Seperti mimpi rasanya malam itu aku berada di Metro TV, tepatnya berada di studio Kick Andy dimana aku menjadi Audience dari acara yang sangat digemari seluruh orang-orang di Indonesia. Siapa yang tidak kenal dengan acara Kick Andy di Metro TV yang tayang setiap hari Jum'at jam 9.30 malam. Kick Andy selalu memberikan inspirasi bagi penonton. Perjuangan, kegigihan, pengorbanan, selalu menjadi topik-topik sering diangkat. Selalu ada hikmah dan inspirasi setelah menonton tayangan ini. Dan yang lebih asyiknya lagi ada kuis dan buku gratis yang di bagikan oleh Andy F Noya bagi penonton di studio maupun penonton dirumah. Maka semakin double lah keuntungan menonton acara ini. Penonton terilhami dan terinspirasi dan kalau beruntung bisa dapat hadiah buku-buku bagus.

    Awal keburuntunganku ini karena aku membaca komen Ibu Riana temen dari suatu komunitas yang menulis di FBnya Pak Adi. Ternyata Bu Riana baru aja ikut tapping Kick Andy. Pak Adi adalah teman kita pada awal Januari 2010 ini telah dipanggil oleh Allah Swt. Bu Riana teringat bahwa mereka dulunya pernah ikut tapping  Kick Andy. Dan Bu Riana jadi teringat moment yang indah itu bersama teman kita Pak Adi. Lalu aku ikut comment di FB kalau ada tapping Kick Andy jangan lupa aku diajak-ajak ya.

    Senin siang aku mendapat message di YM dari Mba Yayat. Dan isi messagenya adalah ajakan untuk ikut jadi penonton di tapping Kick Andy. Subhanallah ..What a Suprise! Kayak mimpi rasanya baru kemarin aku pengen ikutan nonton tiba-tiba sekarang bener-bener dapat undangan jadi audience acara yang sangat aku sukai. Sebelumnya aku pernah mendaftar di website Kick Andy untuk jadi penonton tetapi belum ada imel balasan. Ternyata kalau rejeki itu emang rahasia Allah..Saat Dia berkendak dengan mudah dan tak disangka-sangka rejeki itu datang. Terima kasih ya Allah..

    Tema Tapping Kick Andy yang aku ikut adalah "HIDUP UNTUK PENGABDIAN" yang akan tayang tanggal 2 Juli 2010 tetapi seperti aku bakal ga bisa nonton karena sedang berada di perjalanan ke luar kota. Mudah-mudahan sih ada keajaiban bisa menonton karena penasaran pengen lihat apakah wajahku disorot kamera ga..haha.Narsis deh.

    Tema yang diangkat sangat pas sekali dengan kejadian yang aku alami. Dan lagi-lagi hanya ucapan Subhanallah yang membasahi lidahku. Luar biasanya Allah selalu memberi pelajaran dan hikmah untukku. sepertinya aku lagi dibimbing olehNya untuk belajar bahwa dalam hidup kita harus mengabdi untuk kepentingan orang banyak. Dan dalam mengabdi ini tidak pernah mengharapkan balasan baik materi maupun balasan pujian dari orang lain. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu sesama agar lepas dari kesulitan/memudahkan urusan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, masalah dan lain-lainnya. 

    Ada 5 tamu yang dihadirkan pada topik malam itu yaitu :
    1. Pasangan Suami Istri, Bapak Dokter dan Ibu Bidan dari Aceh yang kehilangan 3 anaknya akibat Tsunami tahun 2005 yang mengabdikan dirinya menjadi Dokter dan Bidan untuk membantu  masyarkat disekitarnya dalam bidang kesehatan.
    2. Seorang Ibu rumah tangga yang mengabdi menjadi penasehat bagi warga di Kampung Doli Surabaya yang menangani khususnya perempuan dan anak-anak agar terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga dan kehidupan seks bebas.
    3. Kepala suku dari Pulau Rote yang berhasil memutuskan lingkaran setan hutang warganya akibat upacara-upacara adat baik pernikahan maupun kematian yang membutuhkan biaya hingga puluhan juta dengan pesta-pesta penyembelihan binatang. dan biaya tersebut diwariskan ke anak cucu. Tujuan utama dari kepala suku adalah untuk mengubah kebiasan ini dan lebih menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi penerus pulau Rote.
    4. Seorang wanita cantik lulusan arsitektur yang mengabdikan dirinya menjadi relawan kemanusiaan dan pernah mengalami ancaman kepalanya akan di tembak pada saat sedang menjalankan tugasnya di daerah konfik di Kalimantan.
    5. Seorang bapak yang sempat merasakan kemiskinan sehingga dia dititipkan oleh sang ibu untuk tinggal di panti asuhan agar mendapat pendidikan karena sang ibu tidak mampu membiayai pendidikan anaknya tersebut. Pada saat beliau telah suksessang bapak ini untuk mengabdikan dirinya untuk membantu sesama karena dia juga pernah merasakan kesulitan hidup tersebut. Dan dia berharap bahwa orang lain juga bisa merasakan kesuksesan yang telah dia peroleh sekarang.
    Luar biasa..Luar biasa orang-orang tersebut. Dan yang lebih luar biasanya lagi adalah bahwa Kick Andy akan membagikan hadiah buku 2 buah untuk setiap penonton di studio. Wah senangnya. Keuntungan ganda yang aku dapat. Dapat Inspirasi dan dapat Buku. Alhamdullilah.. Terima kasih ya Allah..

    And many thanks to Mba Yayat dan Bu Riana..Semoga Allah membalas kebaikan Mba Yayat dan Bu Riana.

    Dan jangan kapok ngajak aku lagi ya.

    Kamis, Mei 13, 2010

    Ujian Sakit

    Lebih baik mencengah daripada mengobati. Pepatah bijak tersebut mengatakan lebih baik kita menjaga kesehatan daripada mengobati. Bener juga sih pepatah bijak tersebut. Tapi namanya sakit kan emang tidak ada yang pernah tahu datangnya kapan dan ga pernah pake di undang. Minggu lalu kondisi badanku tiba-tiba drop. Mulai dari badan rada meriang,  trus temperature AC di kantor yang dinginnya seperti di dalam kulkas makin menambah runtuhnya kondisi badanku. Hari Jumat minggu lalu, badanku mulai demam, badan mulai menggigil dan kepala pusing. Kondisi seperti ini jarang aku alami dan akhirnya aku putuskan harus segera bertemu dengan Om Dokter.
    Setelah ketemu Om Dokter, aku dikasih beberapa obat yang harus diminum. Ternyata sakit itu emang ga enak. Sampai di rumah aku langsung rebahan. Ada beberapa obat yang harus diminum. Berarti aku harus makan dulu sebelum minum obat. Tapi entah mengapa selera makanku menghilang. Nasi dengan porsi sedikitpun aku ga mampu menghabiskannya. Hiks..

    Tetapi aku ambil hikmah dari sakit ini, perasaanku jadi lebih peka dan lebih menyadari selama ini telah diberi nikmat sehat oleh Allah tapi jarang sekali mensyukurinya. Sakit jadi bisa membuat aku  berpikir dan merenung, gmana perasaan saudara saudara kita yang diberi ujian sakit keras. Betapa mereka pasti sangat sedih dan menderita. Tetapi sekali lagi bahwa setiap kejadian itu tergantung respon kita menghadapinya. Ada yang menghadapi dengan ikhlas dan sabar sehingga menjalani ujian sakit tidak menjadi berat dan memiliki spirit (semangat) untuk sembuh. Ada juga ga tidak sabar dan banyak mengeluh, tidak ridho dengan ketentuan Allah.

    Ujian sakit adalah ladang penghapus dosa apabila kita iklas dan bersabar. Kadang juga membuat kita lebih dekat kepada Sang Khalik. Dan dengan ujian sakit seakan kita lebih dengan kematian. Seharusnya kita besyukur kita diingatkan dengan kematian. Sehingga kita harusnya lebih mempersiapkan bekal kita untuk kembali menghadapNya.

    Terima kasih ya Allah..Ujian sakit ini memberikan aku hikmah tentang arti mensyukuri nikmat sehat dan hikmah tentang kematian yang datangnya tidak ada seorang pun yang tahu..


    Kamis, April 22, 2010

    Amazing Day

    Selasa pagi, hpku berdering. Ternyata ada sms masuk dari Diana. Assalamualaikum Mba Dina, maaf hari jadwalnya berubah, aku pengen hadir di pengajian Aa Gym di Blok S. Gmana kalau kita ketemuan disana Mba?. Yup..Hari ini aku sudah janjian ama Diana untuk belajar biola di kosan.nya Dan tawaran Diana pagi ini untuk ikut pengajian di Daarut Tauhid menarik hati juga. Sudah waktunya men-charge hati dan mencari ilmu agama dan berkumpul dengan sesama saudara muslim dalam suatu majelis taklim.

    Dan ternyata sampai disana aku juga bertemu dengan Dessy, teman SMAku. Senangnya punya banyak teman yang selalu haus ilmu tentang agama. Dan tak pernah bosan selalu mengajak untuk lebih mengenal Alloh . Hari ini dijadwalkan Aa Gym yang akan mengisi kajian tetapi ternyata Aa lagi di uji sakit sehingga tidak dapat hadir di tengah-tengah kami. Pengajian di buka dengan sambutan Aa melalui sambungan telpon, Aa meminta maaf karena tidak bisa hadir untuk mengisi kajian pada malam itu. Mudah-mudah Aa segera pulih dari sakitnya sehingga tetap bisa memberikan siraman rohani seperti biasanya.

    Topik kajian malam itu di buka dengan pembacaan Al Hikam Syech Ibnu Athailah no 6 yang berbunyi :

    "Janganlah keterlambatan pemberian Allah kepada Mu, padahal kamu sudah sungguh-sungguh berdoa membuat kamu patah arang, Karena dia telah menjamin untuk mengabulkan permintaanmu sesuai dengan apa yang Dia pilihkan untukmu, bukan menurut keinginan engkau sendiri. Juga dalam waktu yang Dia kehendaki, bukan pada waktu yang engkau inginkan."

    Pembacaan Al Hikam itu seperti guyuran es yang membasahi relung hatiku. Sambil mengucapkan Subhanalah (Maha Suci Allah) yang selalu mendengarkan rintihan hati terdalam dan selalu memberikan obat untuk hati yang sedang resah dengan siraman rohani yang menyejukkan dan menentramkan. Semakin menambah keyakinan bahwa Allah tidak pernah membiarkan hambaNya berputus asa. Dia selalu memberikan jalan-jalan dan cara-cara  yang tidak disangka-disangka untuk mengingatkan arti sabar dalam menjalani hidup. Kadang hidup tidak selalu mulus seperti jalan tol, meskipun kita sudah berusaha bersungguh-sungguh dan berdoa tetapi yang kita tuju belum sesuai dengan harapan. Ini adalah ujian kesabaran. FASBIR SABRAN JAMILA (Maka bersabarlah dengan sebaik-baik sabar)

    Janji Allah itu PASTI!
    Selalu BERBAIK SANGKA pada Allah dan tetap berIKHTIAR.....

    Sesuai dengan Firman Allah pada surat Al Baqorah ayat 216 :

    " Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesautu padahal ia amat buruk bagimu."

    Allah maha mengetahui yang TERBAIK bagi hambaNya. Karena kita manusia biasa yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup, boleh jadi yang doa kita belum dikabulkan oleh Allah adalah bentuk pertolongan buat kita. Atau menguji kecintaan kita kepadaNya. Apakah kita termasuk hamba yang selalu ridho terhadap ketentuanNya baik yang menyenangkan maupun tidak. 

    Syarat UTAMA agar doa kita didengar dan diijabah oleh Allah adalah :
    "KEBAIKAN kita harus melampaui KEBURUKAN kita"

    Dan ini mungkin jawaban dari tertundanya pengabulan doaku.




    Minggu, Februari 28, 2010

    Hikmah....

    "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun". Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." ( QS. Al Baqarah: 155-157 ). 
    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya besarnya pahala setimpal dengan besarnya cobaan. Dan sesungguhnya Allah apabila mencintai suatu kaum, Allah uji dengan cobaan. Maka barangsiapa yang ridha, maka baginya keridhaan dari Allah. Dan barang siapa yang marah, maka baginya kemarahan dari Allah." ( HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi serta dihasankan oleh Syaikh Al Albani ).

    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, "Tidaklah seorang Muslim ditimpa keletihan, penyakit, kekhawatiran, kesusahan, gangguan, kesedihan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah menghapus sebagian dari kesalahan-kesalahannya." ( HR. Bukhari dan Muslim ).

    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, "Barang siapa yang Allah menghendaki kebaikan pada dirinya, maka Allah menimpakan musibah kepadanya." ( HR. Bukhari ).
    Orang yang terkena musibah berupa kesusahan di dunia, jika ia hadapi dengan kesabaran, ikhtiar,
    dan tawakal
    kepada Allah SWT, hakikatnya ia tidak terkena musibah. Justru yang ia dapatkan
    adalah pahala.
    Sebaliknya, musibah kesenangan selama hidupnya, jika ia tidak pandai mensyukurinya, maka itulah
    musibah yang sesungguhnya.
     
    Rasulullah bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah walaupun dalam keduanya ada kebaikan”. 


    Jumat, Desember 25, 2009

    Ketika tangan dan kaki berkata


    Akan datang hari
    Mulut dikunci
    Kata tak ada lagi


    Akan tiba masa
    Tak ada suara
    Dari mulut kita


    Berkata tangan kita
    Tentang apa yang dilakukannya
    Berkata kaki kita
    Kemana saja dia melangkahnya


    Tidak tahu kita
    Bila harinya
    Tanggungjawab tiba


    Rabbana
    Tangan kami
    Kaki kami
    Mulut kami
    Mata hati kami
    Luruskanlah
    Kukuhkanlah
    Dijalan cahaya
    Sempurna


    Mohon karunia
    Kepada kami
    Hamba-Mu yang hina

    Selasa pagi , aku lagi mempersiapkan bahan presentasi RKAT 2010 besok hari. Tiba-tiba hapeku berdering ternyata Tanteku menelpon. Dari seberang sana sudah terdengar suara tangisan. Ternyata tanteku mengabarkan bahwa uwakku telah dipanggil menghadap sang maha kuasa. Innalilahi wainailahi roijiun. Lalu aku mengkontak adikku untuk bersiap-siap menuju kediaman uwakku di daerah Kranggan.

    Suasana hujan yang membasahi Jakarta menambah sahdu kepergian uwakku. Setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada sang pemilik kehidupan. Hikmah dari peristiwa ini apakah kita sudah memmpersiapkan bekal kita untuk kembali menghadapNya.???

    Jumat, Desember 18, 2009

    New Year..New Spirit and New Hope

    Tanpa terasa hari ini kita telah memasuki tahun baru 1 Muharam 1431 H. Setahun sudah dilalui dengan berbagai macam peristiwa baik yang menyenangkan dan mengecewakan. Tetapi inilah hidup sesungguhnya, kadang kita berada diatas dan kadang berada di bawah. Tiada ada sesuatu yang abadi/kekal. Semua peristiwa datang silih berganti.

    Akhir tahun biasanya digunakan untuk muhasabah (intropeksi diri) apakah sepanjang tahun ini yang telah kita lalui telah menghantarkan kita pada mimpi-mimpi yang telah kita cacat dan kita sampaikan pada penguasa langit dan bumi.

    Akhir tahun 1430 H ini, aku habiskan bersama teman-teman kantor dengan mabit di Masjid Pondok Indah. Seperti biasa kami terdiri dari trio yang berbintang Aries (Aries Girl) datang memenuhi Masjid Pondok Indah. Rencana mabit ini tiba-tiba saja aku utarakan ke teman-temanku, dan teman-teman seperjuangan ini langsung merespon positif. Alhamdullilah senang rasanya memiliki teman yang bersama-sama berjuang ingin menjadi pribadi yang lebih baik.


    Extended Network Banners

    Persiapan mabit lumayan cukup heboh, kira-kira mirip dengan orang yang ingin piknik. Mulai dengan mempersiapkan makanan untuk makan malam dan makanan untuk persiapan sahur sudah diatur dengan baik oleh Mba Rum. Kalau untuk urusan yang satu ini Mba Rum jangan diragukan lagi, bener-bener perempuan sejati yang telaten dan detail mempersiapkan pernak pernik yang harus kami bawa untuk menginap satu malam di Masjid Pondok Indah. Karena kami belum ada yang pernah mabit di sana maka perbekalan yang kami bawa lumayan komplit.

    Setelah heboh dengan persiapan perbekalan sekarang waktunya untuk berangkat menuju Mesjid. Ternyata jalanan di daerah Kemang sudah mulai macat karena besok long weekend otomatis jalanan sudah mulai padat dengan mobil-mobil dengan berbagai macam tujuan. Dan sementara jam sudah menunjukkan jam 8 malam. Akhirnya dengan menumpang taksi kami tiba juga di Mesjid Pondok Indah.

    Masjid Pondok Indah sudah ramai dipenuhi baik pria dan wanita dari berbagai macam daerah dari kota Jakarta dan sekitarnya. Ini adalah pengalaman pertamaku sholat di Masjid ini. Masjid ini berbeda dengan masjid lainnya karena bagunannya sangat berbuka sehingga udara bisa bebas masuk ke dalam ruangan. Bangunan masjid terdiri dari 2 lantai dan dindingnya berwarna hijau. Khas warna Masjid yang menggambarkan keteduhan dan ketenangan. Di depan masjid terpampang spanduk yang bertuliskan Edisi Qolbun Salim menyambut tahun baru 1 Muharam 1431 H dengan tema "Kudapatkan Surga di Rumahku". Topik yang sangat menarik yang akan menambah pengetahuan dan bekal buat Aries Girl untuk menapaki kehidupan berumah tangga nantinya.

    Kegiatan mabit terdiri dari 2 tema ceramah yang dimulai bada' isya sampai dengan jam 11 malam. Materi yang disampaikan membahas tentang tentang lika liku kehidupan berkeluarga.

    Ada 4 tipe keluarga yaitu :
    1. Super Family
    2. Super Husband
    3. Super Wife
    4. Broken Family
    Lalu dijelaskan pula beberapa kriteria yang menjadikan rumah kita sebagai "Rumah Surga" yaitu :
    1. Penuh dengan nilai spritual
    2. Saling membanggakan
    3. Memiliki visi atau pandangan jauh ke depan
    4. Memiliki semangat antusiasme
    5. Semua anggota keluarga bertanggung jawab
    6. Canda & ceria
    7. Komunikasi terbuka
    8. Suasana saling menyayangi
    Ada 5 Prinsip Rumah Surgawi
    1. Rutinitas zikir
    2. Usaha/rezeki yang halal & diridhoi Allah
    3. Menegakkan salam
    4. Membayar zakat
    5. ........ (maaf lupa 1 prinsip lagi tidak tercatat)
    Selain itu dijelaskan pula beberapa penyebab terjadinya perceraian diantara yaitu :
    1. Ketidakcocokan
    2. Tidak ada tanggungjawab
    3. Ekonomi
    4. Gangguan pihak keluarga
    5. Perbedaan karakter
    6. Cemburu
    7. Kawin Paksa
    8. Poligami
    Setiap keluarga selalu mendambakan bahwa rumah mereka adalah surga bagi para penghuninya. Rumah adalah tempat dimana kita ingin selalu kembali untuk merasakan kehangatan, kedamaian, ketenangan dan canda tawa , tempat dimana kita ingin selalu berbagi suka dan duka . Hal tersebut terjadi apabila seluruh penghuni rumah saling bersinergi positif untuk menciptakan "rumah surga". Unsur spritual adalah unsur utama yang harus ada di dalam setiap keluarga. Karena dengan semangat spritual mengarahkan para anggota keluarga untuk bersikap positif . Selain itu komunikasi juga merupakan faktor utama yang harus ada. Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan ide-ide, gagasan yang ada dalam anggota keluarga. Dan komunikasi ini harus berjalan dari dua arah yaitu komunikasi antara orang tua dan anak. Orang tua juga harus bisa menerima ide atau gagasan dari anak-anaknya.
    Dan Output dari rumah surga adalah menghasilkan pribadi-pribadi yang cemerlang yang akhirnya dapat bermanfaat apabila mereka berada ditengah-tengah masyarakat.


    Setelah 2 ceramah terlewati, jam sudah menunjukkan jam 11 malam aku lihat 2 teman ku Kiki dan Mba Rum sudah mulai agak sempoyongan. Kepala mereka terkantuk-kantuk. Dan aku ajak teman-temanku untuk turun ke lantai bawah untuk istirahat sejenak agar jam 2 pagi nanti pada saat qiamulail kami sudah kembali fresh. Kami tidak mau kehilangan energi pada saat bermunajat nanti.

    Jam 2 pagi alarm di hapeku mulai berdering-dering. Mataku masih terkantuk-kantuk. Rasanya belum kenyang untuk tidur. kami berbincang-bincang sejenak lalu bekal yang telah disiapkan tadi kami santap sebagai pengisi energi buat aktifitas hari ini. Jam 2.15 kami langsung bersiap-siap menuju lantai atas ternyata di atas sudah dipenuhi banyak orang-orang berpakaian putih yang telah melakukan ibadah sunah di akhir 1/3 malam. Ibadah malam hari dimana setiap doa, permohonan, keluh kesah setiap jiwa di terima oleh sang pencipta.

    Ya Rabb diawal tahun ini begitu banyak daftar permohonan yang aku panjatkan pada Mu
    Semoga Kau mendengar dan mengabulkan doa-doaku..
    Aku menyadari mungkin aku belum pantas mendapatkan yang aku inginkan
    karena aku masih terlalu jauh dariMu,
    masih sibuk dengan duniaku,
    seakan-akan dunia ini kekal bagiku,
    tanpa menyadari suatu hari aku akan kembali pada Mu,
    tanpa berhitung sudah berapa besar bekalku untuk kembali padaMu,
    Ya Rabb,
    jangan Kau jauh dariku,
    rengkuh aku apabila aku berpaling dariMu
    Setahun telah berlalu,
    aku tak tahu berapa banyak nilai merahku di catatan malaikatMu
    aku hanya selalu mengharapkan ampunanMu..
    AmpunanMu yang maha luas
    bagi hambaMu ini yang sering lalai mengingatMu..
    Doaku untuk tahun yang akan datang,
    ijin aku untuk memenuhi Sunah RasulMu
    Di waktu yang tepat dan terbaik menurutMu..
    Semoga kau mengabulkan doa-doaku Ya Rabb
    Amien ya robballalamin..


    @ My Bed room
    Longweekend make me creative even i just stay at home...

    Daisypath - Personal pictureDaisypath Vacation tickers

    Selasa, September 29, 2009

    Kembali ke Fitri

    Beberapa minggu ini Wednesday Letter tidak muncul seperti biasanya. Penyebabnya karena aku lagi kehilangan mood untuk menulis dan tidak ada topik yang menurutku menarik untuk diceritakan. Kalau pun ada yang menarik tetapi ga punya waktu untuk menuliskan karena pada bulan puasa tahun ini hampir sama dengan bulan puasa tahun kemarin masih disibukkan dengan pekerjaan kantor. Sedikit sedih juga, harusnya dalam bulan ini harusnya dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik, memohon ampunannya, memperbanyak membaca al quran, zikir dan itikaf di masjid.

    Tetapi aku dan temen-temen kantor menguatkan niat tidak mau ramadhan ini berakhir ddan berlalu begitu saja. Kita berencana pada akhir Ramadan Itikaf untuk menghabiskan malam-malam terakhir ini di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru. Kita memilih itikaf di malam-malam ganjil. Karena Lailatul Qadar biasanya terjadi pada malam-malam ganjil di malam sepuluh terakhir Ramadhan.

    Sepulang jam kantor sekitar jam 5 sore, kami mampir ke kosan Mba Rum untuk berbuka puasa terlebih dahulu, sholat magrib,lalu bersih-bersih dan menjelang sholat Isya kami sudah bersiap-siap ke mesjid Al Azhar dengan menumpang taksi. Suasana Mesjid Al Azhar begitu sangat syahdu, begitu ramai orang-orang yang sudah memenuhi Masjid. Orang-orang begitu memanfatkan bulan pengampunan ini.

    Disana kami sholat isya berjamaah, dan dilanjutkan dengan ceramah oleh para ulama. Pembahasannya tidak jauh-jauh dari materi Itikaf tadi. Itikaf ini harus dilakukan di masjid yang biasanya digunakan untuk sholat Jumat. Lalu sebelum masuk masjid sudah di niatkan untuk melakukan itikaf di masjid. Itikaf ini tidak harus dilakukan semalaman. Untuk kita-kita yang karyawan yang paginya harus bekerja dapat melakukan itikaf pada malam harinya dan paginya bekerja seperti biasa.

    Itikaf artinya adalah berdiam diri dan biasanya dilakukan di masjid. Adapun kegiatan itikaf ini adalah sholat, tadarus quran, zikir, muhasabah, ceramah dan diskusi agama.

    Setelah sholat tarawih kami lanjutkan dengan membaca quran. Sekitar jam 10.00-11.00 dilanjutkan dengan ceramah. Setelah mendengar ceramah mata mulai terasa berat dan kantuk mulai menyerang. Maka kami putuskan untuk tidur sejenak di lantai bawah yang telah disediakan oleh panitia.

    Jam 2.00 pagi alarm HPku berdering-dering membangunkan ku untuk bersiap-siap sholat malam. Aku bangunkan temen-temanku. Kami berwudhu dan langsung menuju mesjid. Ternyata mesjid juga sudah dipenuhi orang-orang yang hendak melakukan sholat malam. Ada keluarga yang membawa istri, suami dan anak-anaknya. Indahnya ramadhan ini dimana setiap orang berlomba-lomba melakukan ibadah dan berharap semoga Allah memberikan ampunannya.

    Selesai curhat dan menangis di hadapanNya, sekarang waktunya untuk sahur. Kami telah memesan makanan sahur kepada panitia itikaf. Menu sahurnya adalah nasi padang. Kami makan beramai-ramai dengan para jamaah itikaf yang lain. Suasananya begitu asik dan seru bagiku. Karena biasanya sahur dirumah ditemani oleh keluarga.

    Akhirnya tiba waktunya imsak dan sholat subuh juga sudah semakin dekat kami kembali lagi ke masjid. Selesai sholat subuh kami langsung bersiap-siap untuk kembali ke kosan Mba Rum untuk tidur sejenak dan menumpang mandi untuk berangkat kantor seperti biasanya. Jam tidur sangat kurang sekali dibandingkan dengan hari-hari biasa, tetapi alhamdullilah mata tidak terlalu ngantuk sehingga kami bisa bekerja seperti biasanya. Kekuatan niat emang begitu dahsyat. Apalagi niat yang ingin selalu dekat dengan Sang Khalik.

    Aku Rindu Ramadhan..
    Aku Rindu Masjid..
    Aku Rindu AmpunanMu...
    Panjangkan Umurku untuk bertemu dengan Ramadhan tahun depan Ya Rabb..

    Rabu, Agustus 26, 2009

    Kasih Sayang Ibu

    Ibu, Mom, Emak, Umi, Bunda
    Ibu adalah wanita yang mengandung selama 9 bulan dan yang melahirkan kita. Dengan penuh kasih sayang beliau merawat dan membesarkan kita, tanpa pernah berkeluh kesah. Selalu ingin memberikan yang terbaik, merelakan waktu, keringat dan tenaga yang dimiliki untuk menyiapkan segala kebutuhan suami dan anak-anaknya. Dari pagi buta hingga tenggelam matahari, Ibu selalu sibuk dengan urusan rumah tangganya.
    Dan Ibu selalu ada saat putra-putri tersayangnya sakit. selalu menghibur dan mendoakan keberhasilan anak-anaknya. Selalu ingin memberikan yang terbaik buat anak-anaknya meskipun terkadang anak-anaknya mengecewakannya. Membuatnya menangis, menambah kerutan di wajahnya, mengubah rambut hitamnya segera menjadi memutih. Tetapi beliau tetap Ibu. Sejelek apapun anak-anaknya Ibu selalu ingin memberikan kasih sayangnya yang tulus. Meskipun kadang kasih sayangnya bisa bermata dua. Bisa membuat anaknya menjadi anak yang mandiri atau menjadi anak yang manja.
    Oh Ibu, bagaimana aku bisa membalas kasih sayangmu yang putih dan tulus.
    Anakmu ini hanya bisa selalu membuatmu menangis
    Aku ingin sekali membuatmu tersenyum..
    Senyumanmu Ibu begitu berarti bagiku
    Dan Malam ini dalam doa yang kupanjatkan
    Semoga kau selalu dalam Lindungan Nya..
    Semoga kau tertidur dengan wajah tersenyum
    dibalik wajah lelahmu..
    Good Night My Mom
    I Love You...
    Your Daughter
     

    (c)2009 Din@-Blog. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger